Inilah Pengertian Asuransi Syariah Beserta Keunggulannya

Pengertian Asuransi Syariah dan Keunggulannya
Pengertian Asuransi Syariah dan Keunggulannya

Silahkan datang kesini, bagi kalian yang sedang mencari informasi mengenai Takaful atau Asuransi Syariah. Berikut ini adalah artikel lengkap yang membahas mengenai Asuransi Syariah beserta Keunggulan yang akan didapatkan jika menggunakannya, jadi simak sampai selesai ya.

Pengertian Asuransi Syariah

Sama seperti halnya dengan produk keuangan konvensional, produk keuangan syariah juga beragam. Tentunya kalian pernah dong mendengar tentang Deposito Syariah, Tabungan Syariah, Pembiayaan Syariah, Saham Syariah, Reksa Dana Syariah, hingga Asuransi Syariah. Nah, karena kesempatan kali ini saya akan membahas secara tuntas mengenai Asuransi Syariah, jadi untuk produk syariah yang lain mungkin akan saya share artikelnya pada lain waktu.

Lantas, apa itu Asuransi Syariah?. Dikutip dari berbagai sumber, Asuransi Syariah merupakan sebuah usaha untuk saling melindungi dan saling tolong menolong antara para pemegang polis (peserta), yang pada hal ini dilakukan melalui pengumpulan dan pengelolaan dana tabarru yang nantinya memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan prinsip Syariah.

Prinsip Dalam Asuransi Syariah

Perlu diketahui juga mengenai Prinsip dalam Asuransi Syariah. Nah, Prinsip yang digunakan dalam Asuransi Syariah adalah Sharing of Risk, yang berarti nantinya risiko dari satu orang atau pihak lain akan dibebankan kepada seluruh orang atau pihak yang menjadi pemegang polis. Tentu saja hal ini berbeda dengan prinsip yang digunakan dalam Asuransi Konvensional, pada Asuransi Konvensional menggunakan sistem Transfer of Risk yang mana risiko dari pemegang polis akan dialihkan kepada perusahaan penyedia Asuransi.

Bisa dibilang bahwa peran perusahaan Asuransi Syariah adalah melakukan pengelolaan operasional dan investasi dari sejumlah dana yang diterima dari pemegang polis, berbeda dengan perusahaan asuransi konvensional yang akan bertindak sebagai penanggung risiko.

Selain itu Akad yang digunakan dalam Asuransi Syariah adalah prinsip tolong-menolong antara sesama pemegang polis dan kerja sama pemegang polis dengan perusahaan Asuransi Syariah, berbeda dengan Asuransi Konvensional yang berdasarkan pada Prinsip Pertukaran atau jual-beli.

Inilah Keuntungan Asuransi Syariah

Nah, setelah kalian tahu mengenai pengertian dan prinsip Asuransi Syariah. Selanjutnya saya akan membahas tentang keuntungan atau keunggulan yang bisa didapatkan jika kalian menggunakan jasa dari perusahaan Asuransi Syariah, selengkapnya adalah sebagai berikut:

1. Kepemilikan Dana

Pada Asuransi Syariah, Kontribusi atau premi yang masuk, sebagian akan menjadi milik perusahaan Asuransi Syariah sebagai pengelola dana dan sebagian lagi nantinya akan menjadi milik pemegang polis secara kolektif atau individual. Berbeda dengan Asuransi Konvensional, seluruh premi yang masuk adalah menjadi hak milik perusahaan asuransi, kecuali premi pada produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi yang memiliki bagian dari premi yang dialokasikan untuk membentuk investasi maupun tabungan pemegang polis.

2. Pengelolaan Dana Menggunakan Prinsip Syariah Islami

Nah, perbedaan yang cukup ketara antara Asuransi Konvensional dan Asuransi Syariah adalah dimana pengelolaan dana oleh perusahaan Asuransi Syariah harus memenuhi prinsip-prinsip Syariah. Misalnya, dana tersebut tidak bisa diinvestasikan pada saham dari emiten yang memiliki kegiatan usaha perdagangan/jasa yang dilarang menurut prinsip syariah, seperti perjudian atau kegiatan produksi maupun distribusi barang/jasa haram yang berdasarkan pada Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI).

3. Tidak Ada Sistem “Dana Hangus”

Dalam Asuransi Syariah Dana kontribusi atau premi yang disetorkan sebagai tabarru’ tidak akan hangus meskipun tidak terjadi klaim selama masa perlindungan. Jadi, dana yang sudah dibayarkan oleh pemegang polis tersebut akan tetap diakumulasikan ke dalam dana tabarru’ yang merupakan milik pemegang polis secara kolektif.

4. Adanya Pembagian Keuntungan Hasil Investasi

Pada Asuransi Syariah, hasil investasi yang diperoleh bisa dibagi antara pemegang polis (peserta) dan perusahaan asuransi syariah, sesuai dengan akad yang digunakan. Hal ini sangat berbeda dengan perusahaan Asuransi Konvensional yang hasil investasinya merupakan milik perusahaan Asuransi, kecuali untuk produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi.

5. Transparansi Dalam Pengelolaan Dana Pemegang Polis

Pengelolaan dana yang dilakukan oleh perusahaan Asuransi Syariah dilakukan secara transparan, baik yang terkait penggunaan kontribusi dan surplus underwriting maupun pembagian hasil investasi. Pengelolaan dana tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan keuntungan bagi pemegang polis secara kolektif maupun individu.

Produk Asuransi Syariah

Nah, secara umum produk Asuransi Syariah dapat dikelompokkan sebagai berikut:

1. Produk asuransi syariah yang memberikan manfaat berupa santunan atau penggantian apabila terjadi musibah, contohnya sakit, meninggal dunia, kecelakaan, kerusakan atau kehilangan harta benda, dan lainnya.

2. Produk asuransi yang memberikan manfaat asuransi berupa santunan jika peserta meninggal dunia dan manfaat berupa hasil investasi. Pada produk ini, sebagian kontribusi atau premi yang dibayarkan oleh peserta akan dialokasikan untuk dana tabarru’ dan sebagian lagi akan dialokasikan menjadi investasi peserta.

Referensi: sikapiuangmu.ojk.go.id

Akhir Kata

Demikianlah artikel berjudul Inilah Pengertian Asuransi Syariah Beserta Keunggulannya. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kalian tentang Asuransi Syariah. Sekian dari saya, terima kasih sudah mampir ke blog ini.

close button